Antara Silaturahmi dan Kritik: Ketika Kedekatan Media–Perusahaan Dipertanyakan, Penderitaan Warga Kotabaru Disebut Tak Terekspos
Kotabaru– Hubungan antara perusahaan dan awak media di sejumlah daerah kerap dibingkai dalam agenda silaturahmi, mulai dari gathering, pertemuan informal, hingga buka puasa bersama menjelang Lebaran. Namun di tengah keakraban tersebut, muncul kritik dari sebagian kalangan yang menilai kedekatan itu berpotensi mengaburkan fungsi kontrol media, terutama ketika perusahaan sedang berhadapan dengan persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat. Isu ini kembali mencuat di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menyusul sorotan terhadap konflik lahan yang disebut-sebut melibatkan perusahaan STC dan SSC dengan masyarakat setempat. Sejumlah pihak menilai penderitaan warga yang berhadapan dengan perusahaan tersebut belum banyak terekspos di media. Beberapa warga yang mengaku terdampak konflik lahan menyebut persoalan yang mereka alami selama ini kurang mendapat perhatian publik. Mereka adalah pemegang 717 sertifikat hak milik (SHM) di Desa Bekambit yang mengklaim lahannya b...